Salah satu
marketplace yang pernah Saya alami adalah di marketpalce Faceb*** atau OL*.
Sebenarnya beberapa kali saya menemukan penipu di marketplace seperti OL* dan
Face**** (karena kebetulan 2 marketplace ini yang sering saya pakai), namun
tidak benar-benar saya coba identifikasi lebih dalam bagaimana cara membedakan
apakah penipu atau bukan.
Baru-baru ini Saya melakukan sedikit uji coba belanja
di marketplace tersebut untuk menjawab beberapa kemungkinan bagaimana
mengidentifikasi apakah penipuan atau tidak.
Ada beberapa tips and trik yang
dapat digunakan untuk menghindari penipuan di marketplace sebagai pembeli
sebagai berikut:
- Cek harga barang apakah masuk akal atau tidak, cek harga pasar secara umum, jangan mudah percaya dengan kata BU "Butuh Uang"!!!
- Cek deskripsi produk, rata-rata penipuan banyak menggunakan deskripsi yang copy paste, dan agar tidak terlacak mereka biasanya menggunakan tanda + diantara spasi. Sebagai contoh dijual sepeda extrada 5 masih seperti baru, kalau penipuan biasanya menggunakan plus disetiap spasi menjadi dijual+sepeda+extrada+5+masih+seperti+baru
- Cek photo profilenya, biasanya penipu suka menggunakan photo cewek cantik atau photo keluarga
- Cek sudah berapa lama profilenya, biasanya penipu profilenya baru dibuat dan biasanya belum ada 1 tahun
- Jika sudah ada komunikasi biasanya penipu akan mengkondisikan agar barangnya diantar saja menggunakan Lalamove atau agen pengiriman lainnya yang mereka pesan sendiri. dan membuat kesan seolah-olah kita harus cepat cepat transaksi karena kondisi tertentu. Biasanya penipu akan bilang dia buru buru ke rumah sakit untuk jenguk saudara, atau buru-buru ke kantor atau hal lainnya.
- kemudian kalau kita tidak mau dikirim dan kita mau COD maka mereka akan tanyakan lokasi kita dan biasanya mereka akan menyebutkan lokasi mereka jaduh dari mereka. dan tetap meminta kita menggunakan agen pengirimanan.
Nah sekarang bagaimana solusi untuk mencegah tertipu ketika brtransaksi melalui marketplace:
- Jika memungkinkan COD, dan cari tempat yang aman baik sebagai pembeli maupun penjual
- Jika tidak memungkinkan COD, maka minta transaksi melewati rekber atau sekalian saja melalui shopee atau tokopedia.
- Jika terpaksa harus meggunakan agen pengiriman maka pastikan kita yang pesan, dan minta drivernya untuk telepon kita sebagai pembeli sebelum transfer sejumlah uang.
- Minta penjual sebutkan dulu barang ada dimana sebelum kita menyebutkan lokasi kita saat ini.
- Hindari bertransaksi dengan profile penjual yang baru dibuat.
- Pastikan harganya masuk akal ya, karena penipu biasanya membuat harga yang tidak masuk akan. misal menjual sepeda xtrada 5 harga bekas dipasaran masih 5-6 juta, namun penjual menawarkan hanya 1-2 juta.
- Video call untuk identifikasi penjual sekalian melihat barangnya live jika tidak bisa COD
Sekali lagi ya guys ini cerita dan pengalamn pribadi saya, bisa saja ada kemungkinan berbeda dengan yang dialami orang lain. silahkan tambahkan dikolom komentar ya jika ada tambahan informasi lainnya.
keep safe guys...